Catatan Free Latihan

Sebelum Penyesalan Datang




Saturday, 27 September 2014
Semua kita, pernah mengalami rasa menyesal. Paling menyakitkan, penyesalan selalu saja datang di akhir, bukan di awal. Sehingga kita tidak bisa menghindar atau memperbaikinya. Kita tidak pernah menyiapkan "solusi" sebelum penyesalan datang. 

Penyesalan tiada akhir
Penyesalan Datang Terakhir
Tragisnya, tidak jarang pula, penyesalan selalu saja datang berulang kali tanpa bisa kita elakkan. Selalu saja kita jatuh pada lubang yang sama. Saat penyesalan datang, kita pun hanya bisa menangis, mengeluh dan menyalahkan. Apakah menyalahkan diri sendiri ataupun orang lain.

Mengapa kita selalu sering lupa untuk menyiapkan solusi? jawabannya simpel. Karena kita lebih memelihara dan membiarkan ego menang daripada akal sehat kita sendiri. Membiarkan diri kita tertipu oleh pikiran dan akal. 

Sebagai contoh. 

Kita tidak pernah merasa cemas, merasa sedih, merasa bersalah saat orangtua menasehati. Kita tidak jarang marah dan mengeluarkan kata-kata ketus dan kasar. Tidak jarang, tindakan kita sering sekali menyakiti perasaan orang tua. Bahkan, tidak jarang pula, kita lebih memetingkan diri sendiri dari pada kepentingan dan keinginan orangtua. 

Bahkan saat dimana orangtua sangat membutuhkan kehadiran kita di sisinya. Kita sering sekali mengabaikannya. Contoh, ketika orangtua sakit. Kadangkala kita merasa jijik dan kesal. Kita lupa, saat kita kecil, orangtua tidak pernah merasa jijik dan kesal saat kita buang air besar di celana. 

Kapan penyesalan itu datang? Jawabannya jelas, yaitu ketika orangtua kita telah meninggal dunia. KIta pun hanya menangis dan menyesal dengan meninggalkan beberapa pertanyaan dalam diri kita. Mengapa, mengapa, andaikan, andaikan, bilasaja, bilasaja.... dan lain-lain. 

Padahal sebelum penyesalan datang, kita sudah tahu apa yang harus dilakukan. Namun itu tadi, ego terlalu besar bersarang dalam diri kita, sehingga kita melupakannya. Akankah kita masih mempertahankan ego sebelum penyesalan itu datang? hanya kita sendiri yang bisa menjawabnya.


Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

 

Community Blog

Serba Gratis | Pelatihan Menulis | Wallpaper | Tutorial | Link | Catatan

Copyright © 2010-2014 • Free Latihan • All rights reserved