Catatan Free Latihan

Menjaga Mimpi (Cita-cita)




Tuesday, 11 March 2014



perjuangan adalah sebuah mimpi
Mengejar Mimpi dan Cita-cita
Cita-cita merupakan warna dalam kehidupan. Semua orang memiliki mimpi dan cita-cita. Sedari kecil kita sering ditanya, “Jika sudah besar, mau jadi apa?”

Seiring bertambahnya usia, sebagian besar kita merubah mimpi dan cita-cita kita ke depan. Pastinya, semua orang memiliki cita-cita yang bagus. Ingin sukses, terkenal, kaya dan lain sebagainya. Tidak ada manusia di muka bumi ini bercita-cita menjadi bandit, misalnya. Karena naluri manusia tetap pada kebaikan.

Pertanyaannya:

Jika kita memang sudah memiliki mimpi atau cita-cita, mengapa pula harus kita kejar semua cita-cita itu. Bukankah mengejar cita-cita itu melelahkan dan bahkan belum kita miliki?

Jika kita memang sudah memiliki cita-cita, mengapa harus ragu? Karena, bukankah cita-cita itu sudah ada di hati dan jiwa kita?

Selanjutnya bagaimana?

Bila memang kita telah memiliki cita-cita, maka jagalah cita-cita itu agar tetap berada di dalam hati dan jiwa. Jangan biarkan dia berubah dan lari meninggalkan kita. 

Bila memang kita telah memiliki cita-cita, untuk apa lagi kita harus mengejarnya? Karena memang sudah ada. 

Hanya saja, kita perlu merawat dan menjaga semua cita-cita itu tetap bersemayam di dalam diri. Agar dapat dipanen tepat pada waktunya.

Bila hari ini kita masih mengejar cita-cita, sesungguhnya kita belum memiliki mimpi dan cita-cita. Kita belum mengenal diri kita siapa? Belum mengetahui potensi kita apa? Belum mengetahui kekuatan yang kita miliki?

Mau tidak mau, akhirnya, kita harus bisa mengenal diri kita (Tulisan Selanjutnya) agar tak lelah mengejar mimpi ke sana ke mari. Siang malam kita mengejarnya, semua kesempatan kita sikat walau sadar itu bukan bagian dari mimpi dan cita-cita kita. Tanpa sadar, kita telah membuang energi terlalu banyak, baik waktu, pikiran dan materi.

Ibarat petani. Ia bercita-cita agar mampu menjadi petani sukses. Maka ia belajar cara bercocok tanam yang baik dan benar. Lalu dengan modal sedikit ia membeli bibit. 

Setelah semua ada, ia menanam benih, menyiramnya setiap hari, merawatnya dengan memberi makanan (pupuk) yang cukup, membersihkan rumput-rumput liat, jika terkena serangan penyakit ia segera membeli “obat” pada ahlinya hingga tanaman itu berbuah dan panen. 

Sepanjang tahun ia menjaga mimpi itu secara kontinyu (Istiqamah), sambil terus belajar hal-hal yang berkaitan tanaman (termasuk pemasaran) agar mimpinya terwujud sebagai petani sukses. 

Terkadang, kemarau panjang datang membuat hasil panen berkurang. Wabah penyakit tanaman menyerang dan meludeskan semua hasil panen. Tidak patah arang untuk terus menjaga mimpi. 

Petani itu tidak “gatal” untuk keluar jalur walau kesempatan dan peluang ada. Namun nafsu itu dia tahan agar mimpi utamanya tetap terjaga. Banyak peluang dan kesempatan di depan mata, yang diambil hanya yang sesuai dengan jalan menuju mimpi dan cita-cita. 

Proses pun berjalan. Kegagalan kerap membuat petani itu putus asa. Tapi ia terus bertahan dan menjaga mimpi tetap berada dalam hati dan jiwanya. Pantang surut, walau “angin” kerap datang mencoba kesabaran dirinya. Jika ia berhenti, bisa jadi mimpi itu terbang entah kemana, dan sulit untuk kembali diambil.

Setelah lima tahun, sepuluh tahun, pengalaman atas berbagai kegagalan, perjuangan, pengorbanan dan kesungguhan, akhirnya ia pun menjadi orang yang faham (bukan orang yang hanya tahu cara menanam) bagaimana menjadi petani yang baik dan benar. Bagaimana menghasilkan produk pertanian yang bermutu. Bagaimana cara memasarkan produk pertanian yang dapat diterima pasar secara kontinyu.

Dan semua ini, kembali kepada diri kita masing-masing. That Choice Is Your. Dan pilihan ada pada kita. Mengejar mimpi atau menjaga mimpi yang sudah kita miliki?

2 comments:

  1. Saat paling bahagia itu, saat mimpi menjadi kenyataan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dah Akan terasa indah bila kita mencapainya dengan kerja keras..

      Delete

 

Community Blog

Serba Gratis | Pelatihan Menulis | Wallpaper | Tutorial | Link | Catatan

Copyright © 2010-2014 • Free Latihan • All rights reserved