Catatan Free Latihan

Bergeraklah Agar Bermanfaat!




Saturday, 1 March 2014
Kehidupan memang terus berputar dan bergerak sinergis. Karena, jika tak bergerak, maka tiadalah kehidupan itu melainkan kematian.

Ibarat bumi dan matahari, ibarat planet-planet dan bintang-bintang di tata surya. Semuanya bergerak sinergis antara satu dan lainnya. Mereka akan terus bergerak agar kehidupan tetap ada.

Begitu juga dengan potensi yang ada pada diri kita, manusia. Jika potensi itu tak bergerak dan hanya diam, maka ia tak akan memberikan manfaat, baik kepada dirinya sendiri maupun pada lingkungannya. 

Lihatnya lidi. Sebatang lidi tidak memiliki kekuatan selagi sendiri. Ia akan memeiliki kekuatan saat bersatu padu dengan beberapa lidi lainnya hingga menjadi sapu lidi.

Sapu lidi ini, jelas tidak akan memberi manfaat jika ia tak bergerak atau digerakkan. Kehadiran sapu lidi tak memberi arti kecuali ia bergerak. Sampah akan terus menggunung, jaring laba-laba terus memenuhi dindin rumah, dan lain-lain.

Tapi, jika bergerak, jangankan sampah, manusia pun bisa sekarat (bahkan meninggal) jika dihantam dengan sapu lidi. 


Tubuh manusia juga harus bergerak sebagai sinergitas. Dalam ilmu kesehatan, jika tubuh lama tak bergerak, maka akan lebih banyak penyakit yang akan timbul.

Dalam tubuh manusia pun begitu. Darah setiap detik bergerak dan mengalir dalam urat, jantung terus berdetak untuk memompa darah. Jika tidak, maka kematian ada di depan mata.

Contoh lainnya adalah perahu. Perahul harus terus bergerak agar bermanfaat, bukan hanya bagi dirinya atau manusia (termasuk sungai atau laut).

Jika perahu lama tak bergerak, tunggulah hingga pasir berputar dan menggunung dibawah tapal perahu. Akhirnya, perairan di bawah perahu menjadi dangkal dan tak dapat dilewati oleh perahu itu sendiri. 

Bukan hanya perahu yang mengalami kerugian, melainkan juga manusia yang membutuhkan, termasuk sungai yang rusak karena pedangkalan. Perahu lama-kelamaan akan menjadi rapuh dan akhirnya tak terpakai sama sekali. parahnya, jarang sekali perahu yang rapuh bisa diperbaiki kembali atau dimanfaatkan sisanya kecuali menjadi kayu abu karena dibakar di tepi sungai. 

Tubuh manusia juga harus bergerak sebagai sinergitas. Dalam ilmu kesehatan, jika tubuh lama tak bergerak, maka akan lebih banyak penyakit yang akan timbul.

Dalam tubuh manusia pun begitu. Darah setiap detik bergerak dan mengalir dalam urat, jantung terus berdetak untuk memompa darah. Jika tidak, maka kematian ada di depan mata.

Begitu juga potensi yang tidak digerakkan, ianya tidak akan bermanfaat bagi pemilik potensi itu, melainkan juga bagi orang lain yang sebenarnya sangat membutuhkan potensi mereka. 

Akhirnya, tidak sedikit potensi yang terbuang sia-sia karena tidak bergerak dan tidak pernah digerakkan.
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

 

Community Blog

Serba Gratis | Pelatihan Menulis | Wallpaper | Tutorial | Link | Catatan

Copyright © 2010-2014 • Free Latihan • All rights reserved