Catatan Free Latihan

Banyak Jalan Menuju Roma




Saturday, 1 March 2014
Makna Banyak Jalan Menuju Roma
Banyak Jalan Menuju Roma

Banyak Jalan Menuju Roma. Semua kita tentu sudah hapal betul pepatah yang satu ini. Bahkan, sering kita menamsilkan pepatah ini dengan serampangan, bahwa, semua hal bisa dilalui, kapan saja dan dimana saja.


Seolah-olah, pepatah ini menjelaskan kita bisa melalui semua jalan dalam satu waktu dengan cara yang sama. Tentu hal ini salah. Karena, tidak semua jalan sama dan dapat dilalui dengan cara yang sama. 

Nah, pernahkah kita berfikir makna sesungguhnya Banyak Jalan Menuju Roma? 

Contoh untuk menggambarkan maksud banyak jalan menuju roma adalah, saat kita mengendarai sebuah mobil. Saat itu --misalkan-- kita melalui jalan A. Ternyata, di jalan ini tengah terjadi peperangan dan kita tidak bisa melalui jalan itu kecuali nekat untuk mengantar nyawa kita. 

Lalu, kita pun berputar arah mencari jalan lain. Akhirnya kita memilih jalan B. Masalahnya, di jalan ini, kondisinya sungguh diluar perkiraan, karena harus melewati batu-batu gunung yang tajam dan daerahnya sepi penduduk karena jalan "potong". Tak pelak, kita pun harus mengganti jenis ban yang bisa gunakan untuk jalan berbatu tajam. 

Jika ngotot tidak mengganti ban mobil, yang kita dapatkan hanya kesengsaraan. Ban meletus dan bocor berkali-kali. Dalam kondisi seperti ini mau tak mau kita pun terpaksa menanti berhari-hari untuk mencari tumpangan yang mengantar ke kota agar bisa memperbaiki ban yang pecah atau bocor.

Jika tidak ada ban pengganti untuk kondisi jalan berbatu, akhirnya kita memilih jalan C. di jalan ini juga tidak lebih baik dari jalan B. Kita harus melewati jalan terjal di bibir sungai yang licin. Kondisi lembab yang tinggi membuat tumbuhan sejenis lumut berkembang biak secara 'brutal'.

Lagi-lagi, kita harus mengganti jenis ban yang tahan licin. Jika tidak, bukan hanya bermasalah pada mobil, juga bisa mengancam jiwa karena tercebur ke dalam sungai yang dalam. 

Tiga contoh jalan di atas telah dibuktikan oleh para pembalap Formula 1 atau F1. Mereka selalu mempersiapkan dengan matang siap hendak bertanding. Mempersiapkan segala hal. Karena, setiap sirkuit lomba sangatlah berbeda antara satu sirkuit dengan sirkuit lainnya. Tak pelak, para pembalap selalu berganti jenis ban saat bertanding untuk bisa melaju dan bersaing, tentunya untuk memenangi lomba.

Tidak jarang, mereka pun mengganti ban mobil saat pertandingan berlangsung. Mengapa? karena kondisi trek bisa berubah saat panas matahari mencapai tingkat tinggi, atau hujan turun seketika. Mau tak mau mereka mengganti ban.

Nah, apalah jadinya jika para tim dan pembalap F1 tidak mempersiapkan jenis ban yang berbeda-beda? 

Begitu juga dalam hidup yang sesungguhnya. Kita harus mempersiapkan berbagai bekal untuk kehidupan yang kita lalui. Memperkuat pengetahuan dan skill saat kehidupan real harus dijalani. Tuhan, telah menciptakan manusia dengan kekuatannya masing-masing untuk bertahan hidup. Tuhan telah menciptakan manusia dengan potensinya masing-masing. 

Kapan lagi kita akan belajar jika tidak dimulai dari sekarang? sebelum jalan yang sesungguhnya akan kita lewati dalam kehidupan ini?




Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

 

Community Blog

Serba Gratis | Pelatihan Menulis | Wallpaper | Tutorial | Link | Catatan

Copyright © 2010-2014 • Free Latihan • All rights reserved