Catatan Free Latihan

Anak Punk: Apa Salah Kami! (revisi)




Wednesday, 5 February 2014
 Kami hidup di alam kami. Kami tidak pernah mengganggu kalian, dan kami juga hidup tidak meminta bantuan kalian, kami makan dengan cara kami, lalu mengapa kalian memusuhi dan selalu menghina kami. Seolah-olah, kami anjing kurap yang harus dibasmi!
Perjuangan Anak Punk
Anak punk, punky group, anak gaul, anak nge-punk atau sejenisnya. Siapa yang tidak mengenal mereka. Sekelompok anak muda dengan tampilan yang berbeda. Rambut bergarna, anting-anting yang nyaris menghiasi seluruh tubuh, seperti lidah, bibir hingga hidung, tampil eksentrik dengan penuh percaya diri, tidak peduli kehadiran mereka yang “aneh” itu terkadang dibenci oleh masyarakat disekitarnya.
Anak punk, merupakan sebuah indentitas anak-anak muda yang ingin diperhatikan, ingin diakui dan mendapat “tempat” dihati masyarakat.
Namun sayang, rasa ingin diperhatikan ini justru dipandang lain oleh sebagian kita yang katanya memiliki toleransi dan saling menghargai.
Mari kita lihat kehidupan mereka, tidur tak ber-alaskan langit, dan singgah dimanapun tempat yang dapat disinggahi untuk dapat berteduh dari teriknya matahari, derasnya air hujan dan tidak sedikit mereka mencari tempat untuk berlindung dari kejaran masyarakat.
Tapi mereka tetap bertahan dengan kemampuan mereka. Di Aceh, saya sempat melihat bagaimana mereka mengamen untuk mencari sesuap nasi agar terhindar dari tindakan kriminal.
“Dari pada dicuri, lalu ditangkap polisi, mending kami ngamen walau terkadang orang berlari melihat kami,” kata salah seorang anak punk, saat saya tanyakan perihal aktifitas mereka di bulan suci Ramadhan, tahun lalu.
Saya pribadi senang mendengar jawaban tersebut. Saya Bangga, karena mereka juga memiliki harga diri dari pada harus mengemis tidak di jalan-jalan.
Bukan itu saja, mereka juga sudah mulai mandiri dengan membangun usaha. Seperti usaha sablon, membuat kue dan usaha lainnya untuk membiayai hidup.
Memang, harus diakui, imej anak punk yang selama ini tersemat sebagai anak berandal, beringas, kotor, penjahat jalanan hingga anak-anak buangan masih susah terkikis dari OTAK masyarakat kita.
Walau ada pemberitaan tentang pembunuhan, pencurian dan kejahatan yang dilakukan oleh anak-anak punk, sebenarnya, apa yang mereka lakukan sangatlah kecil persentasenya bila dibandingkan kejahatan yang dilakukan oleh masyarakat umum.
Justru, pelaku pembunuhan, pemerkosaan, pencurian, lebih banyak dilakukan oleh manusia-manusia yang katanya lebih baik dari anak-anak punk.
Mau bukti, coba cek pemberitaan di media massa, setiap harinya ada pembunuhan, pemerkosaan, pencuriaan hingga kejahatan sadis lainnya. Tapi, dari semua pemberitaan itu, berapa persenkah kejahatan-kejahatan itu dilakukan oleh anak-anak punk?
Masyarakat kita sudah SOK SUCI dengan mengatakan anak-anak punk adalah sampah masyarakat.
Bahkan tidak sedikit, masyarakat kita berkata : “Tolong bersihkan kota ini dari anak-anak berandal seperti anak punk. Kehadiran mereka merusak kenyamanan dan menggangu pemandangan!”.
Pernyataan diatas, bahkan, tidak sedikit keluar dari mulut para intelektual, manusia bertitel ustad atau ketua agama lainnya, bahkan oleh pejabat-pejabat negeri ini. Mereka seolah sudah berasa paling bersih dibanding anak-anak punk.
Di Aceh, kekesalan saya semakin bertambah saat seorang teman berkata : “Kehadiran anak-anak punk adalah perusak Aceh dan dibayar untuk merusak syariat Islam di Aceh”.
Sebuah pernyataan yang sangat memalukan dan menyakitkan.
Sekarang, mari kita tanya hati kita, sejauh mana mereka mengganggu kita? sejauh mana mereka menyusahkan kita? justru kitalah biang perusak kehidupan mereka.
Anak-anak punk, merupakan sebuah sikap atas anak-anak muda yang menginginkan pengakuan terhadap status mereka. Mereka hadir sebagai anak punk pun bukanlah lahir atas sendirinya. Tapi mereka hadir dan lahir atas sikap masyarakat kita, atas sikap keluarga yang bersikap zalim terhadap kehidupan mereka, sehingga mereka mencari “peralihan” cara agar mereka bisa bertahan hidup.
Lingkungan telah merubah mereka. Kehajatan rumah tangga (KDRT), ketidakadilan dalam kehidupan masyarakat dan kezaliman lainnya yang mereka lihat dan mereka rasakan langsung. DAN PAHAMKAH KITA AKAN INI!
Di Aceh, bahkan, anak-anak punk pun ditangkap dan digunduli. Mereka di bina oleh kepolisian.
Menurut beberapa anak punk yang saya jumpai mengaku, selama mereka di bina kepolisian, justru kekerasan yang mereka dapatkan. Bahkan ada dua anak punk yang mengalami patah tulang karena di pukul.
Sayangnya, masalah ini hingga kini masih belum di usut dan anak punk masih dalam kehidupannya. Penuh tekanan, tapi harus terus berjuang untuk bertahan hidup.
Partanyaan saya, mengapa mereka ditangkap, mengapa mereka digunduli? apa salah mereka? Karena, tidak sedikit dari mereka juga menjalankan shalat lima waktu, menjalankan puasa ramadhan, dan pastinya, ANAK PUNK TIDAK PERNAH KORUPSI!
Mereka ditangkap karena alasan masyarakat tidak nyaman atas kehadiran mereka.
Mengapa bukan kita, masyarakat, yang membina mereka dengan berbagai kegiatan. Membina mereka dengan aktifitas yang lebih bermanfaat. Bukan harus ditangkap dan digunduli. Seolah-olah mereka adalah penjahat yang harus dihabisi.
Bisa jadi, kita, masyarakat yang menuduh mereka anak-anak “rusak” justru lebih rusak dari anak-anak punk itu sendiri. Bahkan, para penangkap anak-anak punk itu, belum tentu mereka melaksanakan shalat lima waktu. Dan belum tentu tidak melakukan korupsi di kantornya. Mari tanyakan hati kita!

more.... : Wawancara Punk Aceh.

22 comments:

  1. dulu saya menghargai anak punk,anak jalanan dan sejenis nya ,tapi setelah berulang kali saya di todong,di copet,di palak sama anak punk,jalanan,pengamen dari situ saya benci mereka..
    emang ngga ada kerjaan yang lebih baik apa.
    jangan alasan soal pendidikan, temen saya tidak pernah meraskan pendidikan tapi dia semangat cari kerja yang halal kalo mau kerja keras pasti ada jalan..
    dari pada ngamen tpi ujung-ujungnya meras.
    sama saja kalian itu ngemis, dan itu sangat mengganggu buat saya pribadi, coba kalian tidak membuat rusuh mungkin kami tidak akan mengusik kalian, ingat itu,,,,ulah kalian sendiri yang bikin kami benci

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju.... mereka memang jahat!

      Delete
    2. perlu diingat juga,,ngga semua anak punk itu jahat!!

      Delete
  2. aku anak muda punk dari malaysia.. nakadnas punk.. btul tu bukan semua anak muda punk itu jahat..

    ReplyDelete
  3. anak punk ada juga yang tidak jahat di lihat dari hatinya bukan dari penampilannya gua dulu pernah ketemu anak punk akan tetapi anak punk itu anak punk yang bermoral

    ReplyDelete
  4. Gw ank punk,,, tpi gw ga seburuk kalian pikirkan,, gw kerja jg ga ngemis,, jngn pernh berkta ank PUNK itu kriminal!!!

    ReplyDelete
  5. Bnr, gx Semua ank PUNK kriminal....???
    itu mahh prasa'n klian ajja...

    ReplyDelete
  6. orang atasan emang kparat...kya tai,.

    ReplyDelete
  7. Jika memang ingin dipandang bagus dimasyrakat seperti halnya komunitas lainnya, ada baiknya anak punk kampanye stop ngamen dijalanan ganti dengan mengadakan konser musik, stop memalak orang ganti dengan bantu masyarakat buktikan kalian berguna bagi orang lain, jika kalian suka berantem stop sekarang ganti dengan berkarya bangun bangsa ini, punk atau apapun komunitas yg ada di indonesia sebenarnya bagus jika terarah dan bermanfaat bagi masyaraka dan sebaliknya jika meresahkan masyarakat tidak baik, PR buat kalian buktikan kalo kalian emg punk yg hebat buat bangga komunitas kalian dan orang2 disekitar dan keluarga dengan prestasi, benahi para punk yg merusak citra komunitas kalian dan hiduplah berdampingan dengan damai bersama masyarakat

    ReplyDelete
  8. Anak Punk itu Nakal Tapi bermoral

    ReplyDelete
  9. Anak Punk itu Nakal Tapi bermoral

    ReplyDelete
  10. Gue Lady's Punk. kalian yang beranggapan jika seorang Punk melakukan kriminalitas, gue tekankan! DIA BUKAN SEORANG PUNK! tapi hanya ikut beratribut dengan assesoris dan gaya hidup yang sok di bikin FUNKY agar masyarakat takut padanya dan leluasa melakukan apapun yang ia inginkan!
    Punk bebas dalam istilah bebas menyampaikan pendapat, berkreativitas dalam mambuat lirik2 lagu dengan guna menyadarkan para pejabat ataupun masyarakat yang salah jalur atau melakukan tindakan secara tidak semestinya. Kami seorang punk menghargai pendapat kalian semua tetapi kamu juga punya Hak Asasi untuk membenarkan pendapat2 kalian semua. Jika kalian tetap berfikiran demikian, gue juga tetep ngehargai apapun pendapat kalian tentang punk. gue bakalan tetep jadi Lady's Punk walopun hukum penggal akan berlangsung kepada seorang punk yang di anggap perusak moral negara! Punk bukan apa yang anda lihat, Punk sudah ada dalam diri kami sebagai seseorang Anti Systim Anarkhi di Bumi Indonesia.

    ReplyDelete
  11. setuju dengan pendapat agan lady's punk.. sya selaku punk makassar sependapat bahwa kami hanya ingin dihargai ditau bahwa kami ada, adanya kami bukan untuk merusak moral bangsa tapi kami melawan penindasan terhadap rakyat kelas bawah... yg PENJAHAT TUH SIAPA? KAMI(PUNK) ATAU KORUPTOR(TIKUS BERDASI)??? #maafcapslockrusak

    ReplyDelete
  12. cinta damai dan berdiri di atas smua golongan..
    kami mncoba mngrti arti khidupan ssungguhnya.
    jngan pndang kami sblah mata, kami mmang brutall, urakan, tpi kami msih pnya moral, kami pun mngrti trhdap praturan yg ada.

    ReplyDelete
  13. Sok suci manusia jaman sekarang mah..terlalu murka..gak semua anak punk itu bruta.ilove punk .punk love veace

    ReplyDelete
  14. Sok suci manusia jaman sekarang mah..terlalu murka..gak semua anak punk itu bruta.ilove punk .punk love veace

    ReplyDelete
  15. Ketidak adilan di negeri ini masih sangat-sangat jelass terasa dan semakin menjadi" !! yg bisa melawan semua itu hanya kita PUNK bukan masyarakat yg slalu sibuk dgn urusan individual akan kesejahteraan fv*kmilynya saja. Karena perlawanan akan ketidak adilan ini sudah menjadi bagian paling dalam dihati kami untuk menyuarakan hati masyarakat yg tertindas atas tingkah dan ulah kalian para pejabat yg katanya bermoral dan bertitle tinggi, lantas apa yg kalian perbuat pada tugas kalian yg hanya berkepentingan untuk kesejahteraan anda dan fv*kmily anda saja dgn merampas hak" mereka yg menjerit akan ketidak adilan inii ??
    Satu lagi,
    Masih pantaskah kalian menghina orang" (punk) yg menyuarakan hati anda wahai masyarakat dangkal nan sok suci ??

    #we are punx not dead yg kalian caci, namun kami tidak akan pernah berhenti menyuarakan ketidak adilan yg terjadi di negeri ini..✊
    God Fucking Love You All ��

    ReplyDelete
  16. yang benar2 anak punk gg mungkin ngelakuin kriminalitas tapi dia menjunjung tinggi solidaritas ....kami disini ingin dimengerti bukan di benci

    ReplyDelete
  17. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete
  18. Bagi andayg menganggap anak punkcitu penjahat berarti kalian menganggap koruptor itu terbaik

    ReplyDelete
  19. tabe saya anak punk makassar ingin memberi tahu kalian semua yg sudah termakan sma kekayaan kalin yg selalu igin menindas orng yg kurang mampu, bahwa pikiran kalian yg jelek tentang anak punk itu salah, memang benar kami sering membuat onal di mana mana, tpi coba klian lihat diri kalian sendirii apakah kalin tdak perna membuat kesalahan yg busuk melbihi perbuatan kami, kami berbuat onal di mana mana itu semua karna sifat kalian yg hanya ingin mefikirkan diri kalian sendiri tampa menyadari brapa byak orang orang terlantar gara gra perbuatan kalian, dan itu yg ingin memancing kami untuk membuat onal di mana mana. bangsat kalian semua

    persetan pemerintah pencuri uang negara

    ReplyDelete

 

Community Blog

Serba Gratis | Pelatihan Menulis | Wallpaper | Tutorial | Link | Catatan

Copyright © 2010-2014 • Free Latihan • All rights reserved