Catatan Free Latihan

Terorisme Pemilu




Tuesday, 18 February 2014
Partai Peserta Pemilu 2014
Teroris, tak hanya terfokus pada tindakan sadis bersenjata, bom bunuh diri, pemberontakan, pembunuhan dan lain-lain.

Teror dalam pemilu justru bisa lebih berbahya dan mematikan dibanding teror dari para terorisme di muka bumi. Teror pemilu merupakan tindakan yang dilakukan secara matang, bukan spontanitas terjadi. Ada sebuah kesengajaan untuk merubah kondisi dan sistem dan tentunya, tujuan politis yang sangat besar.
Korban teror pemilu, selain lawan dalam merebut “kursi”, masyarakat sering sekali menjadi korban dan sasaran empuk. Sogokan uang, ancaman dan lain sebagainya.
Menurut Black’s Law Dictionary, Terorisme adalah kegiatan yang melibatkan unsur kekerasan atau yang menimbulkan efek bahaya bagi kehidupan manusia yang melanggar hukum pidana (Amerika atau negara bagian Amerika), yang jelas dimaksudkan untuk: a. mengintimidasi penduduk sipil. b. mempengaruhi kebijakan pemerintah. c. mempengaruhi penyelenggaraan negara dengan cara penculikan atau pembunuhan .
Hakekat perbuatan Terorisme mengandung perbuatan kekerasan atau ancaman kekerasan yang berkarakter politik. Bentuk perbuatan bisa berupa perompakan, pembajakan maupun penyanderaan. Pelaku dapat merupakan individu, kelompok, atau negara. Sedangkan hasil yang diharapkan adalah munculnya rasa takut, pemerasan, perubahan radikal politik, tuntutan Hak Asasi Manusia (HAM), dan kebebasan dasar untuk pihak yang tidak bersalah serta kepuasan tuntutan politik lainnya.
Sayangnya, masih banyak dari kita yang tidak faham akan hal ini. Bahkan tidak sedikit yang mengatakan bahwa teror pemilu tidaklah sama dengan terorisme. Pendapat ini salah satunya diungapan oleh pakar Hukum Universitas Syiah Kuala, Saifuddin Bantasyam. Menurutnya, tindakan teror dalam pemilu tidak dapat disamakan dengan tindakan terorisme. Karena ada banyak hal yang berbeda.
Namun, menurut James Canton, dalam bukunya yang berjudul The Extreme Future, menjelaskan. Tindakan kejahatan menjelang pemilu merupakan sebuah kejahatan terorisme. Sebuah tindakan kejahatan yang umum terjadi namun tanpa kita sadari.
Kejahatan menjelang pemilu, akan mampu mengubah pemerintah sebuah negara ataupun daerah. Teroris pemilu, bukan hanya mempengaruhi dunia perpolitikan, bahkan sebagiannya telah mengagendakan siapa yang akan menjadi pemenang dalam pemilu.
Coba kita buka mata kita, bagaimana banyaknya intimidasi, tindakan kekerasan dan ancaman dari sekelompok orang terhadap partai dan calon legislatif (caleg) yang ikut bertarung pada pemilu 2009 lalu. Terror dapat menjadi alat yang efektif untuk melaksanakan sebuah agenda politis.
Dan korbannya? Masyarakat dan diri kita sendiri!
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

 

Community Blog

Serba Gratis | Pelatihan Menulis | Wallpaper | Tutorial | Link | Catatan

Copyright © 2010-2014 • Free Latihan • All rights reserved